Registrasi Kartumu dan Dapatkan Kuota 10 GB

Joherujo - Belum lama ini lagi tranding ya masalah registrasi kartu prabayar? Apa itu wajib? Haha..

Terkait hal itu, saya sempet kaget juga ketika dapet sms dari operator yang minta supaya melakukan registrasi.Padahal seingat saya, kartu saya sudah didaftarkan sebelumnya dengan data yang valid.

Tapi menarik juga nih isi  sms-nya. Bagaimana tidak? Dapet Kuota 10GB + 150 min telpon + 75 SMS...



Cukup menarik bukan? Sayangnya saya udah lakukan registrasi. Nah penasaran pengin tahu kalau kartu prabayar kita sudah ter-registrasi atau belum? Gunakan link ini

Isi formulir dengan lengkap dan data valid


Isi / lengkapi data yang diminta, yaitu Nomor Handphone, NIK (No.KTP) kemudian klik Dapatkan Password.

Password akan dikirim via sms ke nomor yang kita masukkan, kemudian gunakan nomor tersebut untuk mengecek Nomornya. Klik Cek Nomor Saya.

Kita akan dibawa pada halaman baru yang menunjukkan status registrasi kartu prabayar kita.

Cara Menampilkan Remote Thumbnail

Joherujo - Jika kita menggunakan Ubuntu / linux pada satu komputer yang tidak terkoneksi dengan jaringan LAN ataupun internet biasanya akan nyaman-nyaman aja dengan tampilan thumbnail saat membuka Nautilus atau File Manager, karena secara otomatis akan ditampilkan thumbnailnya.

Secara default hal tersebut tidak berlaku saat membuka file / direktory pada suatu jaringan ( remote )  karena thumbnail tidak muncul muncul  seperti pada file / direktori local, tapi diganti oleh tampilan icon yang mewakili direktori / file.

Thumbnail yang muncul hanyalah icon standar yang tentunya bisa membuat kita agak kesulitan saat ingin mengidentifikasi suatu file image ( misalnya ).

Show thumbnails : Always

Untuk mengatasinya, kita perlu melakukan sedikit pengaturan pada Nautilus atau file explorer. Pengaturan tersebut ada pada bagia Preview.

Caranya :

1. Buka Nautilus / File Manager
2. Klik Menu Edit - Preferences - ( Pada File Preferences ) Klik Preview
3. Pilih Show Thumbnails : Always

Note :
  • Always, akan otomatis menampilkan thumbnail
  • Local Files Only, akan menampilkan thumbnail untuk direktori / file local 
  • Never, tidak akan menampilkan thumbnail baik local maupun file / direktori dalam suatu jaringan ( remote )


Jika ketika melakukan pengaturan diatas, kita sedang mengakses suatu direktori dalam sebuah jaringan, maka kita akan bisa melihat perubahan tampilan pada thumbnail file / forder didalamnya.



Memindah Ubuntu Launcher Dalam Sekejap

Joherujo -Sebelumnya pernah sedikit disinggung tentang salah satu keuntungan menggunakan Unity Tweak Tool yaitu bisa memindahkan Ubuntu Launcher dari posisi default-nya.

Nah bagaimana kalau kita ingin memindahkannya tapi gak ada Unity Tweak Tool terinstall? 
 
Ubuntu Launcher di bawah

Cobalah perintah ini untuk melakukannya :

1. Memindahkan ke bawah 

gsettings set com.canonical.Unity.Launcher launcher-position Bottom

2. Memindahkan ke kiri layar

gsettings set com.canonical.Unity.Launcher launcher-position Left
 
Lakukan dengan text command di terminal. Begitulah kira-kira :)

Ganti Tampilan Ubuntu Dengan Arc Shadow Theme

Joherujo - Beberapa tahun menggunakan Unity sepertinya mulai pengin sesuatu yang berbeda pada tampilan Desktop yang kita gunakan.

Salah satu caranya adalah dengan menggunakan dan memilih theme yang sesuai dengan mood kita. Sebenarnya banyak sekali pilihan theme atau bahkan desktop environment yang bisa kita pilih, tapi kali ini pilihan jatuh pada penggunaan theme.

UBuntu Desktop dengan Arc Shadow Theme

Lebih tepatnya dengan Arc Shadow, karena tampilannya memang sesuai dengan apa yang dimau :) terus dikombinasikan juga dengan penggunaan icon yang cantik, Long Shadow Icon.


Icon lebih segar

Mari kita mulai

Pertama kita download theme yang kita ingin gunakan, yaitu Arc Shadow. Bisa diperoleh dari link ini.

Selanjutnya kita extract dan simpan ke /usr/share/themes

Next download icon pack yaitu Long Shadow Icon Pack dari link ini.


Unity Tweak Tool - Theme

Setelah file icon pack kita download, selanjutnya adalah mengextract dan menyimpannya di direktory /usr/share/icons

Unity Tweak Tool - Icons


Selesai sudah kita menyiapkan keduanya. Tinggal mengaktifkan theme dan icon tersebut. Sebaiknya menggunakan Unity Tweak Tool yang bisa kita install dari Ubuntu Software Center.

Salah satu keuntungan dengan menggunakan Unity Tweak Tool misalnya, kita bisa memindahkan launcher dari posisi default-nya, seperti ini

Ubuntu Launcher pindah di bagian bawah
 

Meperbaiki Error "Unable to lock the administration directory (/var/lib/dpkg/)"

Joherujo -Salah satu perintah yang banyak digunakan di Ubuntu adalah apt command, yaitu perintah apt yang dijalanken di terminal untuk berbagai keperluan, seperti installasi program dan sebaliknya.

Kebetulan masih segar nih setup komputer baru, jadi gak ketinggalan juga kita menjalankan perintah apt tersebut. Tapi, ada error nih..
 
Unable to lock the administration directory (/var/lib/dpkg/ )



Cek gambar dibawah ya :)

Error

Nah begitulah pesan error yang muncul. Ada indikasi kalau /var/lib/dpkg/ sedang dijalankan.

Untuk mengatasinya kita bisa mematikan pid ( process ID ) yang sedang berjalan. Jadi kita harus mengetahui pid nya terlebih dahulu. Caranya ?

1. Kita harus mengetahui proses yang sedang berjalan, khususnya proses apt tersebut. Silahkan cek dengan :


ps -A | grep apt

Hasilnya tidak selalu sama, disini misalnya adalah :


2. Hentikan proses tersebut sesuai dengan nomor pid yang berjalan. Gunakan perintah :

sudo kill -9 no pid ( disini misalnya pid : 1195, 1232, 2492 dll )

 3. Kemudian coba ulangi untuk menjalankan perintah apt yang tadi gagal. Misalnya kita jalankan untuk install gimp dengan  

sudo apt-get install gimp

4. Jika installasi berjalan tanpa pesan error Unable to lock the administration directory yang kita lakukan sudah berhasil. Tapi jika masih belum bisa, artinya kita juga harus menghentikan / menghapus lock file pada /var/lib/dpkg/lock dengan perintah :

sudo rm /var/lib/dpkg/lock

Kemudian lakukan konfigurasi ulang dengan

sudo dpkg --configure -a kemudian sudo apt-get update dan jalankan kembali installasinya.

Installasi Gimp dengan perintah apt
Semoga berhasil

Cara Mudah Bikin Gimp Bisa Save For Web

Joherujo - Baru selesai install mesin baru dengan Ubuntu 16.04 nih. Install berbagai aplikasi pendukung yang biasa digunakan biar kerjaan bisa jalan dengan baik.

Salah satunya Gimp. Aplikasi pengolah image ini memang salah satu yang jadi favorit di Linux, termasuk Ubuntu sebagi alternatif dari Photoshop. Meskipun bisa juga menjalankan photoshop dengan menggunakan wine di Ubuntu, tapi karena memilih untuk total dengan Ubuntu, maka jadinya gak install wine :).

Selesai install Gimp dan menjalankannya, ternyata tidak ditemukan menu File - Save For Web. Alamak.. padahal lumayan sering juga tuh menjalankan perintah tersebut untuk menyimpan gambar hasil olah karya pada Gimp.


Terus gimana dong? Jangan panik! Itu aja dulu :) Tenang, kita bisa dengan mudah menambahkan menu Save For Web tersebut dengan satu baris perintah apt berikut di terminal :


sudo apt-get install gimp-plugin-registry


Tunggu sampai prosesnya selesai, maka kita akan mendapatkan menu Save For Web tersebut.

Cara Menggunakan exFat di Ubuntu

Joherujo - Sekarang makin banyak aja flash drive yang memiliki kapasitas besar, sehingga banyak orang yang menggunakannya.

exFat adalah file system yang dioptimalkan untuk flash drive dan dirancang sebagai file system yang ringan seperti FAT32 tanpa fitur tambahan pada NTFS, tetapi tanpa keterbatasan FAT32.

Sayangnya jika kita menggunakan linux termasuk Ubuntu, tidak langsung bisa mengakses USB Flashdisk yang menggunakan exFat ini. Untuk bisa menggunakannya, kita harus menginstall software pendukungnya.



Caranya :

1. Tambahkan repository : 

sudo add-apt-repository "deb http://archive.ubuntu.com/ubuntu $(lsb_release -sc) universe" 
 
atau

sudo add-apt-repository universe

2. Lakukan update :

sudo apt-get update

3. Install
 
sudo apt-get install exfat-fuse exfat-utils
 
Masukkan password yang diminta dan tunggu sampai prosesnya selesai. Pastikan kita memiliki akses internet saat melakukannya.


Jika sudah, maka kita akan bisa mengakses Flashdisk dengan exFat di Ubuntu :) ciye..